Hariantangsel.com | Hukum - Warga Jalan H Saleh, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang terbungkus dengan kain sarung di pinggir jalan, Sabtu (11/5). Kondisinya, leher nyaris terputus.

Polisi menurunkan tim khusus untuk segera melakukan identifikasi jenazah yang ditemukan dengan luka bekas senjata tajam di bagian leher itu. 

Kapolsek Pamulang, Kompol Ghulam Nabhi mengatakan, mayat tersebut juga mengalami luka pada bagian kepala dan tangan.

“Dari hasil pengecekan di TKP didapati luka leher digorok hampir putus, di tangan kiri luka bacok sebanyak 2 kali, jari manis kanan putus, kelingking hampir putus sebelah,” ungkapnya.

Salah seorang warga, Tata (56) mengatakan, dirinya sempat melihat ada sebuah mobil minibus di lokasi kejadian.

Namun pada saat itu ia tidak menaruh curiga. Pasalnya, ia sendiri tidak mau tahu orang di dalam mobil tersebut melakukan aktivitas bagaimana.

“Memang ada mobil berhenti di sini, mobil diesel minibus. Saya melihat pas di depan rumah, posisi seperti itu tapi saya tidak curiga,” paparnya.

Tata mengungkapkan, ia sendiri baru mengetahui adanya mayat dari perbincangan di sebuah grup WhatsApp.

Pasalnya, pada pagi hari setelah dirinya selesai melaksanakan salat subuh, mayat tersebut belum ada di lokasi.

“Terus terang waktu subuh ngeliat tuh gak ada, pulang subuh juga gak ada, itu sekitar kurang lebih hampir 5.30 WIB antar subuh mau ke terang lah,” ungkapnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus tersebut, Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil, Minggu (12/5) menjelaskan, bahwa polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan atas mayat yang dibuang itu."

Dua orang sudah diamankan. Terduga pelaku sudah diamankan semalam, dan identitas korban pun telah kita ketahui," katanya.

Kendati begitu, detail identitas para terduga pelaku pembunuhan berikut motif dan kronologisnya baru akan diungkapkan penyidik beberapa waktu ke depan.